Inovasi Pengelolaan Hutan: Tiga LPHD di Melawi Jadi Pionir Pelaporan dan Patroli Hutan Mandiri

NANGA PINOH, SUAR.OR.ID – Komitmen pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Kabupaten Melawi terus diperkuat melalui aksi nyata tiga Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) binaan Perkumpulan Sangga Utama Alam Raya (SUAR). LPHD Nusa Kenyikap, LPHD Piawas, dan LPHD Balai Agas kini menjadi garda terdepan dalam implementasi Program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PAHAM) yang direncanakan berlangsung selama 25 tahun (2023–2048).

Apresiasi atas Kedisiplinan Administrasi

Ketiga LPHD tersebut baru-baru ini mendapat apresiasi dari Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelola Hutan (UPT KPH) Wilayah Melawi. Dari total 24 pemegang izin perhutanan sosial di Kabupaten Melawi, LPHD Nusa Kenyikap, LPHD Piawas, dan LPHD Balai Agas menjadi kelompok pertama yang secara proaktif menyampaikan laporan tahunan periode 2023–2024.

Kepala UPT KPH Melawi menyatakan bahwa kepatuhan administrasi ini merupakan bukti keseriusan masyarakat dalam mengelola izin Hutan Desa (HD) yang telah diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Cakupan Wilayah dan Fokus Program PAHAM

Program PAHAM yang didampingi oleh SUAR ini mencakup total luas wilayah hutan desa mencapai 10.510 hektar. Secara administratif, wilayah kerja ini tersebar di dua kecamatan strategis:

  • Kecamatan Belimbing: Mencakup Desa Nusa Kenyikap dan Desa Balai Agas.
  • Kecamatan Belimbing Hulu: Mencakup Desa Piawas.

Fokus utama program ini adalah reforestasi dengan sistem agroforestri, di mana masyarakat mengombinasikan tanaman kehutanan dengan komoditas pertanian bernilai ekonomi.

Penguatan Kapasitas: SMART Patrol dan Mitigasi Karhutla

Selain aspek administrasi, penguatan kapasitas di lapangan menjadi prioritas SUAR:

  1. SMART Patrol: SUAR telah melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi SMART Patrol di Desa Piawas yang diikuti oleh 40 anggota tim monitoring dari ketiga LPHD tersebut. Teknologi ini memungkinkan patroli hutan dilakukan secara digital, sistematis, dan terdokumentasi dengan baik.
  2. Siaga Karhutla: Bekerja sama dengan Manggala Agni, SUAR juga membekali anggota LPHD dengan pendidikan dan pelatihan (diklat) pencegahan serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
  3. Fasilitas Pemadaman: Khusus di LPHD Nusa Kenyikap, tim patroli kini telah dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran mandiri untuk mengantisipasi titik api di kawasan hutan desa mereka.

Harapan Masa Depan

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Perkumpulan SUAR berharap model pengelolaan Hutan Desa di Nusa Kenyikap, Piawas, dan Balai Agas dapat membuktikan bahwa hak kelola hutan di tangan rakyat mampu menyeimbangkan kelestarian lingkungan dengan kemandirian ekonomi.


Oleh: Tim Komunikasi SUAR

Sumber: suar.or.id

Leave a Comment