Siaga Karhutla, LPHD Nusa Kenyikap siap Patroli

SUAR – Menjelang bulan-bulan untuk masa berladang, LPHD Nusa Kenyikap bersiap untuk melakukan patroli pencegahan dan pengamanan Karhutla. Sebagai persiapan, SUAR sebagai project operator PAHAM melakukan pelatihan Karhutla yang ke 3 kalinya dan praktek penggunaan GPS untuk melakukan pemetaan potensi rawan Karhutla dengan 3 LPHD sebagai peserta yaitu LPHD Piawas dan LPHD Balai Agas. SUAR memulai rangkaian pelatihan ini di Desa Nusa Kenyikap. Pelatihan ini dilakukan pada tanggal 14 mei 2024 di Kantor LPHD Nusa Kenyikap. Peserta merupakan tim Patroli pencengahan dan penanganan Karhutla yang terdiri dari 2 regu.

Fasilitator Desa Nusa Kenyikap, Muhammad Rasyid Ridho menjelaskan bahwa pelatihan ini berdasarkan permintaan dan kebutuhan Tim patroli pencegahan dan penanganan Karhutla untuk penggunaan GPS.

“Dari hasil pengambilan titik dan rute tahun kemarin masih banyak yang kurang. Setelah di evaluasi oleh LPHD dan Spesialis Spasial Paham, kekurangan itu terletak pada belum maksimal dan penggunaan GPS. Tim patroli juga meminta sesi praktek GPS. Memulai Monitoring Karhutla hendaknya pada masa berladang masyarakat. Yaitu juni, juli, agustus dan september,” jelas Ridho untuk menekankan pentingnya pelatihan ini.

Julkipli, Ketua LPHD Nusa Kenyikap mengatakan tim Patroli khusus pencegahan dan penanganan Karhutla sudah harus bersiap untuk melakukan patroli dan melakukan sosialisasi.

“Mengantisipasi kegiatan perladangan masyarakat menjadi fokus utama tim monitoring . Kegiatan itu bisa menyebabkan karhutla apalagi di Kawasan HD. Menjaga kelestarian hutan merupakan tugas kita. Karena dampak kerusakan lingkungan sangat berimbas untuk masyarakat”, tambah Julkipli.

Cegah dan Awasi Musim Ladang

Pada saat kegiatan itu juga Ketua BPD Desa Nusa Kenyikap, Vencensius Busani berharap agar Tim Patroli pencegahan dan penanganan Karhula bisa bekerjasama dengan berbagai pihak yang terlibat untuk melakukan solisasi dan pengawasan terkait aktivitas berladang untuk pencegahan Karhutla.

“Mari bersama melakukan pengawasan dan meminta kerjasama masyarakat. Sebagai contoh harusnya hanya membakar lahan 1 hektar jangan malah membakar 5 ha. Masyarakat di sini masih berladang belum berbentuk sawah yang menetap. Masyarakat desa ini harus menerapkan sawah menetap dan tidak berladang pindah sehingga tidak ada kecolongan kebakaran”, jelas Busani.

Busani juga mengatakan bahwa pelatihan ini adalah hal penting untuk kita. Tim monitoring Karhutla yang sudah dibentuk LPHD bukan hal baru. Di masa lalu tidak begitu diperhatikan namun sekarang tim Karhutla ada peningkatan dan meminta agar kejadian Karhutla tahun lalu tidak terjadi lagi.

“Pada tahun 2023 rembetan api meluas saat musim ladang di Sungai Bendung, namun dapat teratasi. Karena musim ladang akan tiba, Bhabinkamtibmas mengingatkan agar memberitahukan kegiatan membakar ladang. Tujuannya adalah kita dapat mengawasi dan mengendalikan api,” tambah Busani.

Muhammad Zulkifli mereview pelatihan yang sebelumnya telah dilaksanakan. Kemudian materi penggunaan GPS serta aplikasinya di lapangan oleh Muhammad Faisal sebagai Spesiasli Spasial/ GIS Paham. Pelatihan ini juga sebagai bentuk aktualisasi tata kelola LPHD dalam menjalankan kegiatan. (Sahaja)

One Thought to “Siaga Karhutla, LPHD Nusa Kenyikap siap Patroli”

  1. Diyonisius

    Untuk kedepannya kami dari LPHD Nusa Kenyikap berharap kepada Operator Program memperbanyak lagi pelatihan dan sosialisasi terhadap tentang pentingnya menjaga hutan terhadap Lphd maupun masyarakat.:)

Leave a Comment