Bupati Melawi Launching Buku Karya Pelajar Desa Kebebu
Foto : Foto bersama Bupati Melawi, Kepala Dinas Pendidikan dan Penulis buku Kampung Berkelanjutan
Oleh Apriliansyah
Merupakan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat, khususnya para pelajar dari Desa Nanga Kebebu melalui proses yang cukup Panjang sejak pelaksanaan Workshop Menulis untuk pelajar Desa Nanga Kebebu. Tulisan para peserta berhasil menjadi sebuah buku yang dilaunching pada tanggal 9 Desember 2022 dengan judul “Kampung Berkelanjutan”.
Pelaksanaan launching buku dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi Yusseno, dan Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa yang sekaligus membuka kegiatan. Adapun pembedah buku akademisi STKIP Melawi Ahmad Khoiri dan Ahmad Sopian dari Lembaga Pengkajian dan Studi Arus Informasi Regional (LPS-AIR)
Launching Buku “Kampung Berkelanjutan” mendapat apresiasi dari pemerintah daerah Kabupaten Melawi serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Melawi dengan memfasilitasi aula Dinas Pendidikan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Bupati melawi juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari semua pihak kepada Pendidikan.
“Kami selaku pemerintah meyakini bahwa launching buku ini menjadi Langkah awal kedepannya semua pihak akan lebih peduli terhadap Pendidikan melalui produk pengetahuan, salah satunya buku yang dilaunching pada hari ini,” katanya.
Senada dengan Bupati Melawi, Nanda, Pelajar MA Baitul Mall Pancasila perwakilan penulis mengungkapkan dengan adanya launching buku ini dirinya selaku pelajar memiliki keyakinan bahwa masih banyak yang peduli dengan generasi muda.
“Di zaman perubahan pergaulan dan lingkungan saat ini merupakan tantangan yang sangat besar, oleh karena itu kami juga masih membutuhkan bimbingan baik dari pemerintah, Lembaga masyarakat, akademisi dan juga orang tua kami,” ungkap Nanda Uswatun dalam sambutannya.
Buku yang dilaunching ini menelaah kekayaan sumberdaya alam Desa Nanga Kebebu yang ditulis oleh pelajar berdasarkan pengalaman serta pengetahuan yang diwarisi para orang tua mereka. Lebih lanjut, buku Kampung Berkelanjutan juga mengangkat kearifan local masyarakat yang dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat dengan harapan alam mereka tetap terjaga lintas generasi.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi SUAR Bersama Forum Pembangunan Berkelanjutan Melawi (FPBM) dengan harapan adanya produk pengetahuan yang ditulis langsung oleh generasi muda tentang kearifan local masyarakat dalam memanfaatkan Sumberdaya alam secara berkelanjutan.