Foto : Siswa-siswi SMPN 8 Semadin sedang membuat prakarya untuk membangun kreatifitas dalam implementasi ESD
oleh Heri Irawan
Hasta karya yang menarik dari bahan alam di sekitar sekolah, salah satunya yang dilakukan oleh para siswa-siswi di SMPN 3 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu (12 Desember 2022). Di hari pertama kegiatan seluruh peserta dikumpulkan dalam satu ruang kelas untuk melakukan kegiatan berekspresi membuat karya yang di dapat dari bahan alam yang ada di sekitar sekolah. Kegiatan yang dilakukan yaitu membuat prakarya berkolaborasi bersama setiap siswa.
Setiap kelompok berekspresi, berinovasi sekreatif mungkin dengan kreatifitas dan pola pikir masing-masing untuk membuat sebuah kresasi gambar lukisan pemandangan, hewan, tumbuhan, rumah atau benda-benda lain dari bahan-bahan alami. Alat yang dipakai sangat sederhana, yaitu kertas plano polos, gunting, lem serta alat tulis seperti pensil, pulpen dan spidol.
Dalam pelaksanaanya dibentuk kelompok kecil yang terdiri dari 3 orang siswa. Para peserta kelompok tersebut harus berkreasi untuk membuat sebuah karya semenarik mungkin . Aneka jenis bahan dasar dari kreasi ini diperoleh dari bahan sekitar di lingkungan sekolah. Seperti berbagai macam dedaunan, bunga, pakis, dan ranting baik yang telah kering maupun yang masih segar.
Hasil prakarya siswa dari kelas 7,8 dan 9 SMPN 3 Nanga Pinoh Desa Nanga kebebu tersebut, kemudian dipresentasikan tentang prakarya yang dihasilkan. Banyak hal yang dihasilkan dalam proses kreatifitas prakarya itu, seperti pembuatan ilustrasi aneka jenis hewan dan lukisan pemandangan dari dedaunan. Ada yang membuat bermacam kerajinan seperti gelang. dari kombinasi antara dedaunan serta aneka macam bunga.
Selain berlatih berkerasi dan berinovasi membuat prakarya dari bahan alam sekitar sekolah. Para siswa didorong berlatih mengutarakan pendapat masing-masing siswa. Serta berlatih berdiskusi prakarya kepada seluruh kelompok lainya.
‘’Kami sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini, sangat menambah wawasan, serta melatih kami bekerja sama di setiap anggota kelompok, kami juga belajar memberanikan diri berdiskusi dan berbicara menyampaikan ide di depan kelas yang telah kami buat bersama,’’ ujar Rindu Amara.
Siswi kelas 8 SMPN 3 Nanga Pinoh, penjelasan yang disampaikan saat menyampaikan pesan dan kesan saat hari terahir kegiatan. Kegiatan pada hari itu ditutup dengan mengekspresikan kreasi yel – yel disetiap grub kelompok kelas masing – masing.